Rugi Rp15 Miliar, Korban Dugaan Investasi Bodong Lapor Polda Jatim

- 8 Maret 2024, 21:00 WIB
Korban investasi bodong lapor Polda Jatim
Korban investasi bodong lapor Polda Jatim /Anto H

ZONA SURABAYA RAYA - Dengan membawa sejumlah dokumen, sejumlah korban datangi Mapolda Jatim melaporkan dugaan tindak pidana investasi bodong dan tindak pidana pencucian uang. Sedang pihak yang dilaporkan adalah CV C.

Eko Prastian, selaku kuasa hukum korban sebanyak 13 orang korban melaporkan CV C, berharap pihak kepolisian dapat menindaklanjuti perkara ini sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku.

"Investasi yang dijanjikan dengan keuntungan 17 persen, nyatanya sampai sekarang tidak terealisasi. Banyak yang menjadi korban hingga Rp15 miliar," kata Eko di Gedung Ditreskrimsus Polda Jatim, Jumat 8 Maret 2024.

Selain itu, Eko mengatakan kedatangannya bersama perwakilan korban di Mapolda Jatim ini untuk melaporkan 3 owner CV C, diantaranya AX, TD dan FB.

Baca Juga: Razia 3C, Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim Menangkap 9 Tersangka

Sementara dalam laporan ini menurut Eko, pihak kepolisian masih mendalami perkara tersebut, dengan mengeluarkan surat laporan Pengaduan Masyarakat (Dumas), karena pihak kepolisian di Polda Jatim khususnya di Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) mempunyai Standar Operasional Prosedur (SOP) baku yang memang tidak bisa langsung diterbitkan surat Laporan Polisi (LP).

"Harus dilaksanakan penyelidikan sampai gelar, baru kalo memang ditemukan tindak pidana, itu baru diterbitkan LP," tandasnya

"Kami sebagai kuasa hukum sangat menyayangkan, korbannya begitu banyak dan pelaku ini masih berkeliaran di luar, kita ketahui sudah banyak korban yang melaporkan baik di polres maupun di Polda Jatim, tapi sampai saat ini laporan tersebut masih jalan di tempat," tambahnya.

Oleh karena itu, pihaknya bersama para korban mendatangi Mapolda Jatim ini berharap ada tidak lanjut dari pihak kepolisian, dengan menangkap para pelaku.

Halaman:

Editor: Timothy Lie


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah