Gudang Barang PMN Hangus Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Gedung Kemenkumham

- 8 Desember 2022, 19:45 WIB
Kebakaran gedung Kemenkumham hari ini, tahanan WNA ikut dievakuasi.
Kebakaran gedung Kemenkumham hari ini, tahanan WNA ikut dievakuasi. /Antara/

 

ZONA SURABAYA RAYA - Gedung Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) mengalami kebakaran, dan petugas pemadam kebakaran (damkar) berjibaku memadamkan kobaran api.

Kebakaran melanda kantor Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) di Kuningan, Jakarta Selatan.

Api yang berkobar pada Kamis 8 Desember 2022 tersebut menghanguskan gudang barang Penyimpanan Milik Negara (PMN).

Koordinator Humas Sekjen Kemenkumham, Tubagus Erif Faturahman membenarkan terkait insiden tersebut.

Baca Juga: Walikota Surabaya Eri Cahyadi Datangi Lokasi Kebakaran Kedondong Kidul, Biaya Perbaikan Ditanggung Pemkot

"Ya benar, kebakaran di kantor Kemenkumham," terang, kepada awak media, Kamis 8 Desember 2022.

Meskipun petugas damkar telah tiba di lokasi, namun api masih terlihat menyala di bagian bawah gedung dalam kompleks Kemenkumham.

Sementara itu, Kapolsek Setiabudi, Kompol Fahrul Sudiana mengatakan polisi akan mengusut penyebab kebakaran di kantor kementerian tersebut. Salah satunya akan memanggil beberapa saksi.

"Nanti akan kita panggil, mintai keterangan. Yang pasti yang melihat langsung kejadian tersebut, terus yang tanggung jawab di gudang bagian gudangnya yang pegang kunci," ungkap Fahrul Sudiana.

Baca Juga: Kebakaran Hebat Hanguskan Belasan Rumah di Surabaya, 56 Orang Terpaksa Mengungsi

Dinelaskan bahwa setidaknya ada dua ruangan gudang di Kantor Kemenkumham yang terbakar. "Ruang gudang tempat naruh barang-barang yang nggak kepakai di lantai 5. Barang-barang kayu, bangku, kursi gitu," jelasnya.

Hingga berita ini dipablis pihak kepolsian belum dapat memastikan penyebab kebakaran di gedung Kemenkumham tersebut.

Namun polisi memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

"Penyebab belum diketahui, masih dalam penyelidikan. Masih dalam proses olah TKP dan penyelidikan," tutupnya.***

Editor: Timothy Lie


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x