Dahsyatnya Jejak Erupsi di Puncak Gunung Semeru, seperti Berada di Planet Antah Berantah, Ini Videonya

21 Desember 2021, 10:08 WIB
Video jejak erupsi Gunung Semeru yang diunggah Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa /Instagram @khofifah.ip

ZONA ZURABAYA RAYA- Gunung Semeru yang memiliki ketinggian 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) benar-benar luar biasa. Pasca erupsi 4 Desember 2021 lalu, kini mulai terungkap kondisi puncak Semeru yang seperti berada di planet lain.

Dengan ketinggian 3.676 mdpl, gunung yang berlokasi di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur itu disebut-sebut sebagai gunung tertinggi di Pulau Jawa.

Pasca erupsi besar-besaran pada Sabtu 4 Desember 2021 lalu, Gunung Semeru masih mengeluarkan guguran panas. Bahkan, sempat mengeluarkan lahar dingin yang membuat perkampungan di gunung tersebut disapu banjir.

Seperti apa kondisi puncak Gunung Semeru? Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengunggah video puncak Gunung Semeru, yang seperti berada di planet lain.

"Jejak erupsi ini menjadi bukti keperkasaan pasak tanah Jawa, Gunung Semeru. Subhanallah, sungguh besar kuasa-Mu. Semoga Allah SWT menuntun kita ke jalan kebaikan dan mengampunkan semua dosa-dosa kita. Aamiin," demikian caption video yang diunggah Khofifah Indar Parawansa melalui akun Instagramnya @khofifah.ip, Selasa 21 Desember 2021.

Baca Juga: Link Live Streaming Sevilla vs Barcelona Rabu 22 Desember 2021, Xavi Akan Menggunakan False Nine

Disebutkan bahwa video jejak erupsi Semeru itu itu karya Andrea Ramadhan. Dalam video singkat itu, sepertinya pengambilan gambar dengan menggunakan drone.

Tampak puncak Gunung Semeru berwarna keabu-abuan penuh dengan material gunung. Di puncak terlihat gumpalan awan.

Kemudian si pembuat video menunjukkan jejak erupsi berupa jalan atau sungai untuk aliran lava atau lahar.

Di sini terlihat dahsyatnya jejak atau bekas erupsi Semeru, yang seperti berada di planet antah berantah di antariksa.

Baru satu jam diunggah, video ii sudah mendapat like 6.420. Banyak netizen yang kagum dengan video tersebut.

Baca Juga: Ngeri, Jembatan Tol Ambruk Timpa Kendaraan di Bawahnya dan 4 Orang Tewas

 

"Aamiin.. keren video ne, gak perlu munggah gunung saiki wis isok eruh puncak gunung," cetus akun @siswo_afendy

"Subhanalloh....la haula wala quwata illa billah," sebut akun @tufaowens

"Semeru membagikan rejeki utk kita bu..setelah ini pasir melimpah..tanah menjadi subur...," komentar akun @wiwikganeka

Untuk diketahui saat ini, status Gunung Semeru berada pada level III atau siaga, sehingga masyarakat diimbau tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 kilometer dari puncak (pusat erupsi)

Baca Juga: Ramalan ZODIAK HARI INI Selasa 21 Desember 2021, Horoskop, Cancer, Leo, Capricorn Menghadapi Tekanan Pekerjaan

Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak boleh melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan.

Sebab berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak.

Masyarakat juga dilarang beraktivitas dalam radius 5 km dari kawah/puncak Gunung Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar).

Masyarakat juga harus mewaspadai potensi awan panas guguran (APG), guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan. ***

Editor: Ali Mahfud

Sumber: Instagram @khofifah.ip

Tags

Terkini

Terpopuler