Mantan Bupati Gresik Sambari Halim Dikabarkan Meninggal Dunia, Cek Faktanya

4 Juli 2021, 15:23 WIB
Kabar mantan Bupati Gresik Sambari Halim Radianto meninggal dunia ternyata hoax /Instagram/@pemkabgresik


ZONA SURABAYA RAYA - Mantan Bupati Gresik Sambari Halim Radianto dikabarkan meninggal dunia. Informasi ini beredar melalui pesan berantai yang tersebar di berbagai grup WhatsApp pada Minggu 4 Juli 2021.

"Innaalillaahi wa Innaailaihi Rojiun

Turut berduka cita atas meninggalnya :
Bpk. Sambari
(Mantan Bupati gresik)

Allahummaghfirlahu warhamhu wa'afihi wa' fu'anhu

Semoga almarhum diampuni semua dosa²nya, diterima amal ibadahnya dan mendapatkan tempat terbaik di sisi Alloh SWT serta bagi keluarga yg ditinggalkan diberi kesabaran, keikhlasan & ketabahan.
Aamiin." demikian pesan berantai yang beredar.

Banyak yang bertanya-tanya benar tidaknya kabar tersebut. Apalagi Sambari Halim pernah positif COVID-19 pada akhir Desember 2020.

Baca Juga: Bos Samator Surabaya Meninggal Dunia karena COVID-19, Hermanto Tanoko: Indonesia Kehilangan Tokoh Besar

Saat itu, politisi Partai Golkar ini dinyatakan terpapar COVID-19 setelah menjalani tes PCR. Hingga kemudian Sambari harus menjalani isolasi mandiri di salah satu rumah sakit (RS) di Surabaya.

Setelah lengser dari Bupati Gresik, Sambari Halim jarang kelihatan di depan publik. Bahkan ia sempat didatangi penyidik KPK karena dugaan kasus proyek di PDAM Gresik. Saat ini Bupati Gresik dijabat Fandi Akhmad Yani (Gus Yani).

Hingga kemudian beredarlah kabar tersebut. Namun Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Gresik, Reza Pahlevi menegaskan bahwa kabar meninggalnya Sambari itu berita bohong atau hoaxs.

"Kabar itu tidak benar, hoaxs mas bro," tandas Reza Pahlevi dalam pesan singkatnya, Minggu 4 Juli 2021, dikutip dari Antara.

Baca Juga: Unggahan Terakhir Jane Shalimar yang Romantis Misterius sebelum Meninggal Dunia Ini bikin Heboh, Untuk Siapa?

Masih menurut Reza, di tengah pandemi Covid-19 yang saat ini belum berakhir, ia menghimbau kepada masyarakat supaya tidak mudah termakan oleh informasi pemberitaan hoaks. Selain menyesatkan, informasi tersebut juga merugikan semua pihak.

"Masyarakat harus berhati-hati menerima pemberitaan itu, kalau bisa dicek dulu," imbuh Reza Pahlevi.***

Editor: Ali Mahfud

Tags

Terkini

Terpopuler