5 Fakta Pemkot Surabaya Desak Warga segera Periksa Hipertensi dan Diabetes Pasca Libur Lebaran

- 18 April 2024, 07:30 WIB
Seorang warga Kota Surabaya mengambil obat di apotek. Sementara itu, warga kota pahlawan diminta untuk memeriksakan hipertensi dan diabetes pasca libur Lebaran.
Seorang warga Kota Surabaya mengambil obat di apotek. Sementara itu, warga kota pahlawan diminta untuk memeriksakan hipertensi dan diabetes pasca libur Lebaran. /Pemkot Surabaya/

ZONA SURABAYA RAYA - Liburan Lebaran yang identik dengan berbagai hidangan lezat memang menjadi momen yang dinanti-nanti.

Namun, bagi para penderita Hipertensi dan Diabetes, momen ini perlu diwaspadai dengan ekstra hati-hati.

Pasalnya, pola makan yang tidak terkontrol selama liburan dapat memperparah kondisi dan meningkatkan risiko komplikasi.

Baca Juga: Halal Bihalal Guru Surabaya, Sebagai Contoh Pembentukan Karakter Pelajar Dimulai dari Silaturahmi

Berikut 5 fakta penting yang perlu diperhatikan para penderita Hipertensi dan Diabetes pasca Liburan Lebaran:

1. Peningkatan Kasus Hipertensi dan Diabetes Pasca Liburan

Data dari Dinas Kesehatan Kota Surabaya menunjukkan lonjakan kasus Hipertensi dan Diabetes selama periode Liburan Lebaran 2024.

Hal ini disebabkan oleh pola makan yang tidak terkontrol, terutama konsumsi makanan berlemak, manis, dan berkalori tinggi.

2. Gejala yang Harus Diwaspadai

Meskipun Hipertensi sering disebut "silent killer" karena tidak selalu menunjukkan gejala, penting untuk mewaspadai beberapa tanda seperti pusing, sakit kepala, mudah lelah, dan penglihatan kabur.

Bagi penderita Diabetes, perlu diwaspadai gejala seperti sering haus, sering buang air kecil, dan penurunan berat badan.

Halaman:

Editor: Rangga Putra


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah