Para Kiai di Kabupaten Tuban Deklarasi Bersama Masyarakat

- 23 November 2022, 13:33 WIB
Deklarasi masyarakat di Tuban Jawa Timur
Deklarasi masyarakat di Tuban Jawa Timur /Zona Surabaya Raya/Dok

 

ZONA SURABAYA RAYA - Dalam lanjutan konsolidasi yang dilakukan Kiai Muda Jawa Timur, kali ini Kabupaten Tuban menjadi daerah selanjutnya yang melakukan deklarasi dukungan Presiden 2024. Sebelumnya kegiatan deklarasi digelar di Surabaya, Nganjuk dan Bojonegoro.

Koordinator Wilayah (Korwil) Kiai Muda Kabupaten Tuban, Achmad Alam Farid menjelaskan keinginannya untuk memperluas jaringan Kiai Muda untuk lebih memperkenalkan sosok pemimpin Indonesia selanjutnya. Pasalnya, Farid merasa Ganjar Pranowo orang yang paling tepat menjadi Presiden 2024.

"Dalam kegiatan Hasan Nahdliyin Bersholawat dan Deklarasi Kiai Muda Jawa Timur, kami ingin mengenalkan Pak Ganjar khususnya di Tuban untuk Presiden Indonesia pada Periode 2024 - 2029," buka Farid dalam wawancaranya di Ponpes NTI, Kebonharjo, Jatinegoro, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Selasa 22 November 2022.

Langkah Ganjar Pranowo yang kerap turun gunung ke tengah masyarakat dalam mengatasi setiap persoalan di Jawa Tengah mendapat apresiasi dan dukungan dari Farid. Ganjar dinilai sebagai pemimpin yang bekerja dengan hati demi kepentingan masyarakat.

"Pak Ganjar pemimpin yang paling sering turun ke bawah dan berbaur dengan masyarakat dalam melakukan sosialisasi, edukasi dan penanganan persoalan di lapangan. Kita butuh pemimpin yang seperti Pak Ganjar ini," tutur Farid.

Ganjar Pranowo melalui programnya di Jawa Tengah mengucurkan dana hibah sebesar Rp205 miliar untuk insentif guru Madrasah Diniyah (Madin), pengajar TPQ dan pengasuh pondok pesantren di Jateng yang jumlahnya mencapai 170.949 orang.

Pemberian dana tersebut sebagai bentuk dukungan Pemerintah Provinsi Jateng terhadap kondisi guru madrasah, agar semakin bermutu dan profesional dalam mendidik generasi ke depan.

Program tersebut diapresiasi oleh Farid, menurut Farid program seperti itu perlu dilanjutkan di tingkat nasional untuk kesejahteraan guru agama kedepannya.

"Iya, program insentif diniyah yang saya tahu itu sekitar 200rb untuk para tenaga pendidik di Provinsi Jawa Tengah, semoga kedepannya di seluruh Indonesia untuk kesejahteraan para diniyah," lanjut Farid.

Halaman:

Editor: Budi W


Tags

Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

PRMN TERKINI

x